Sebelum menginstalasi software Autodesk Anda, siapkan system perangkat Anda dan kumpulkan semua informasi yang Anda butuhkan.
1) Periksa prasyarat.
- Periksa atau cek System Requirement pada link berikut https://knowledge.autodesk.com/support/system-requirements
- Pastikan Anda menggunakan hardware komputer yang bersertifikat dan direkomendasikan. Silahkan Anda cek pada link Certified Graphics berikut https://knowledge.autodesk.com/certified-graphics-hardware?id=18844534&siteID=123112
- Baca catatan rilis untuk software yang Anda install.
2) Dapatkan izin (permission).
Anda memerlukan izin administratif untuk menginstal. Untuk memverifikasi di Windows, pilih Control Panel > User Accounts > Manage User Accounts. Di macOS, periksa System Preferences > Users & Groups untuk memverifikasi bahwa Anda memiliki status Admin.
3) Install System Updates dan nonaktifkan antivirus.
Jika Anda memiliki System Updates yang tertunda, install dan Restart. Pertimbangkan untuk menonaktifkan sementara antivirus, karena sering mengganggu penginstalan.
4) Jika perlu, temukan Serial Number dan Product Key Anda.
Biasanya, aktivasi software Anda menautkan ke Autodesk ID Anda, tanpa Serial Number. Tetapi jika software Anda aktivasi dengan Serial Number, Anda memerlukan Serial Number dan Product Key Anda untuk memulai software Anda. Anda dapat melihat Serial Number di Autodesk Account atau di email konfirmasi Anda atau silahkan cek pada link berikut https://www.autodesk.com/support/download-install/individuals/manage/view-your-product-license-information
5) Tutup semua aplikasi yang sedang berjalan kecuali installer.